Hello world.!!

"positive thinking"

Nirmana Dwimatra

Nirmana, dalam membicarakan ilmu atau teknik seni rupa dan desain terutama pada tingkat dasar tidak bisa terlepas dari apa yang namanya Nirmana.

Pengertian nirmana dari segi etimologisnya, Nirmana terdiri dari Nir yang berarti tidak dan Mana yang berarti bentuk, secara kurang lebihnya dapat berarti tidak berbentuk.

Inti dari Nirmana adalah Ilmu komposisi, yaitu ilmu merangkai sesuatau dalam komposisi yang sibuat semenarik mungkin. Misalnya komposisi Titik, garis, bentuk, warna dan tekstur.

Sedang dalam Buku Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain, Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto, Yogyakarta 2005 menyebutkan, Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa.

Dalam perancangan, unsur-unsur desain biasanya dikaitkan dengan segala sesuatu bahan/material yang akan digunakan pada proses pembuatan produk akhir.

Adapun unsur-unsur Desain tersebut antara lain:

  1. Titik (dot/point),
  2. Garis (line),
  3. Bentuk (form),
  4. Warna (color),
  5. Tekstur/Barik (texture).

ASPEK-ASPEK, PRINSIP & ISTILAH DESAIN

  • KESEIMBANGAN

Merupakan pertimbangan penempatan unsur-unsur desain pada bidang/ruang yang berpatokan pada posisi bagian atas, bawah, kiri, kanan, dan tengah. Keseimbangan bisa bersifat simetri, asimetri, dan merata/netral.

  • PROPORSI

Proporsi merupakan kata yang sangat biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari dan sangat familiar di telinga kita, akan tetapi pertanyaannya adalah apakah kita sudah tahu apa arti sebenarnya dari proporsi. Kalau berbuat sesuatu itu yang proporsional, jangan berlebih-lebihan. Sebenarnya apakah arti dari proporsional. Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (Indrawan, 2000, p.409), proporsi adalah keseimbangan.

  • SIMETRI

Merupakan bagian dari prinsip keseimbangan yang penempatan unsur mempunyai kesamaan bentuk antara bagian kiri dengan yang kanan atau atas dengan bawah sebagai simetri lebih bersifat stabil, formal, konseptif dan tertib.

  • ASIMETRI

Bagian keseimbangan yang tidak punya kesamaan unsur antara kiri dan kanan serta atas dengan bawah, asimetri lebih bersifat dinamis, berani, tidak formal dan inovatif.

  • PENGELOMPOKAN (grouping)

Berupa pengaturan penempatan unsur-unsur yang bertitik tolak pada kesamaan sifat bentuk, proporsi dan jumlah. Pengelompokan dapat dipakai sebagai potensi dalam penyatuan objek-objek (unsur).

  • KESATUAN

Kaitan berbagai unsur yang didukung oleh sifat dan karakter yang Berhubungan. Kesatuan dapat menghasilkan kesan kuat, kompak, dan longgar.

  • IRAMA

Irama dibentuk oleh rentetan unsur-unsur yang mengakibatkan perjalanan penglihatan dari unsur yang satu pada unsur yang lain, selain mengisyaratkan adanya hubungan juga memberikan rasa enak dengan adanya kesamaan karakter dan mempunyai ritmis.

  • TEKANAN

Suatu tampilan visual yang mengubah kesan monoton dengan sedikit variasi yang menarik (menonjol) serta memberikan unsur dominan dalam bentuk, warna, tekstur, garis dan sebagainya.

  • KEDALAMAN

Kedalaman pada bidang datar merupakan gambaran ilusi yang menunjukkan kesan tiga dimensi, kedalaman dapat diakibatkan oleh pemakaian prinsip-prinsip desain.

  • HARMONI

Merupakan paduan dari suatu unsur atau berbagai macam unsur yang mempunyai kaitan atau kecocokan satu sama lain melebihi dari sekedar kesatuan. Harmoni juga dapat disebabkan karena hubungan yang dilihat dari prinsip-prinsip desain. Seperti irama, transformasi, tone, proporsi dan lain-lain.

  • TUMPANG TINDIH (Overlap)

Gambaran dari dua obyek atau lebih yang saling menimpa sehingga menimbulkan bidang-bidang atau bentuk baru akibat tumpangan tersebut. Tumpang tindih juga dapat mengakibatkan bidang-bidang terpotong atau bisa juga tersambung.

  • RUANG (space)

Merupakan hasil dari kombinasi antara objek dan latar, besar kecil ruang juga ditentukan oleh format atau lahan penempatan objek.

  • EKSPRESIF

Merupakan salah satu tampilan garis yang mengisyaratkan gerak, arah, kecepatan dan spontanitas. Ekspresi juga dapat berupa ungkapan (gambaran) emosional secara visual.

  • GRADASI / GRADIEN

Suatu kategori dari isyarat kedalaman yang muncul berdasarkan titik horizon namun sebenarnya ukuran fisik tidak berubah seolah-olah ada kedalaman dan perbedaan.

  • PERSPEKTIF

Menggambarkan suatu kedalaman yang nyata dengan didukung oleh proporsi objek dekat dan objek jauh.

 CONTOH TUGAS NIRMANA DWIMATRA :

Dwimatra Titik              Garis

Bidang             Transformasi

panas-dingin            Tekstur

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Desember 5, 2014 by in Uncategorized and tagged .
%d blogger menyukai ini: